Pemerintah Desa Sukamantri Realisasikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Akselerasi 2026, Rekontruksi Kantor Desa dan Bangun Dayeuh Pajajaran

Cotidienews.com_Bogor | Pemerintah Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, terus menunjukkan komitmen nyata dalam percepatan pembangunan desa.
Pada tahun ini, desa tersebut merealisasikan Tahap 1 sebesar 60 persen dari total alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Akselerasi senilai Rp1,5 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor.
Sekretaris Desa (Sekdes) Sukamantri, Fuja Aditya, menyampaikan kepada awak media bahwa realisasi anggaran tersebut telah mendorong sejumlah pembangunan fisik yang signifikan.
Progres rekonstruksi Kantor Desa saat ini telah mencapai 50 persen. Begitupun dengan program wajib dalam BKK ini, yaitu ‘Dayeuh Pajajaran’, yang juga telah berjalan 50 persen,
ungkap Fuja Aditya diruang kerjanya, Senen, 26 Oktober 2026.
Program Dayeuh Pajajaran yang berlokasi di RW 07 ini mencakup pembangunan pagar bambu sepanjang lebih dari 150 meter, pos kamling, serta berbagai ornamen berciri khas adat Sunda. Seluruh pembangunan dilaksanakan secara ketat sesuai dengan jumlah alokasi dan Petunjuk Teknis (Juknis) yang berlaku,
sambungnya.
Pemilihan lokasi Dayeuh Pajajaran merupakan hasil dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang ditetapkan sebagai area piloting. Lokasinya yang strategis dan dekat dengan Kantor Desa dinilai sangat menunjang pengembangan wisata religi, mengingat keberadaan makam keramat di wilayah tersebut yang kerap dikunjungi oleh para peziarah,
jelas Fuja.
Selain pembangunan infrastruktur, sasardesa dalam bidang peningkatan pendidikan dan Sumber Daya Manusia (SDM) juga telah menunjukkan hasil positif. Tercatat, tiga orang staf perangkat desa dan satu orang warga setempat saat ini telah menempuh pendidikan perguruan tinggi.
Seluruh pembangunan, baik rekonstruksi Kantor Desa maupun Dayeuh Pajajaran, dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) melalui mekanisme swakelola yang melibatkan warga sekitar.
Warga kami banyak tukang yang sangat berpengalaman, jadi kami libatkan mereka. Tentu saja, dengan pendampingan tenaga ahli untuk memastikan kualitas bangunan tetap terjaga,
tambah Fuja Aditya.
Fuja Aditya menyampaikan harapan agar seluruh program dapat berjalan lancar tanpa kendala dan dapat berlanjut ke tahap kedua. Ia turut mengapresiasi perencanaan dan eksekusi yang dilakukan oleh Kepala Desa beserta aparatur pemerintah desa dalam mengalokasikan anggaran BKK ini.
Kami berharap program ini memberikan dampak manfaat yang baik untuk desa dan masyarakat. Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Bupati dan Wakil Bupati Bogor, semoga Program BKK Akselerasi ini terus berjalan karena sangat dibutuhkan dalam membangun kemandirian desa,
pungkasnya.(CN4)
94 total views, 94 views today

