Ketua MIO DPD Kab. Bogor Hadir & Ucapkan Selamat di 5th Anniversary MIO Indonesia

Cotidie News_Kab. Bogor | Ketua Media Independen Online (MIO) DPD Kab. Bogor Muhammad Irfan Lubis SE, ucapkan selamat di 5th Anniversary MIO Indonesia,

Hal ini Irfan sampaikan di sela sela penyelanggaraan acara yang mengambil lokasi di aula New Karwika Hotel & Resort tepatnya di Jl. Raya Puncak No.KM.82, RW.9, Batu Layang, Kec. Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16750, Kamis 27 November 2025.

Irfan bergabung dengan para pengurus DPD & DPW MIO Indonesia yang datang dari berbagai daerah seluruh Indonesia dengan membawa serta jajaran pengurus yang dipimpinnya seperti wakilnya Indra Sakit Siregar, Sekretaris 1. Yayang  Lesmana, Sekretaris 2 Dian Pecko dan Bendaharanya Ade .

Dalam kesempatan ini pula Irfan pun mengapresiasi pencapaian MIO Indonesia yang memasuki tahun ke 5 nya

Hari ini adalah hari ke 2 dimana hari ini kami akan kembali dan kami berharap kegiatan ulang tahun MIO ini bisa dilaksanakan terus, Selamat ulang tahun MIO Indonesia yang ke 5 , semoga MIO tetap berjalan, tetap jaya dan MIO tetap eksis dimana saja.

Ucap Irfan penuh semangat.

Ucapan yang sama juga datang dari ACH Zaini, PD Mio Indonesia kabupaten Sumenep Jawa Timur dimana dalam kesempatan ini Zaini menyampaikan bahwa momentum ini selain jadi alat pemersatu juga menjadi ruang silaturahmi kebersamaan anggota MIO seluruh Indonesia.

Saya sangat mengapresiasi momentum ini karena selain jadi ajang pemersatu anggota MIO Indonesia, momentum ini juga bisa jadi ruang silaturahmi teman  yang datang dari wilayah lain, kita jadi lebih saling mengenal, saling memahami satu sama lain dalam sebuah wadah yaitu MIO Indonesia, Selamat Ulang tahun yang ke 5 MIO Indonesia,

ucap Zaini

Bertemakan ” Leadership & Integrity In Journalism “, Anniversary kali ini menghadirkan narasumber berkelas seperti Dr Kun Wardana Abyoto Pakar AI yang sekaligus juga Ketua Umum Ikatan Penulis & Jurnalis Indonesia (IPJI) & Drs Rustam Fachri Mandayun Ahli Pers dari Dewan Pers yang keduanya memberikan materi yang begitu menarik, Dr Kun dengan pemaparannya tentang efek domino dari penggunaan AI dalam dunia Jurnalis, dan Drs Rustam dengan pemaparannya tentang syarat dan ketentuan legalitas standing sebuah media yang eksistensi dan esensinya harus sesuai dengan standard yang ditetapkan oleh dewan pers.

Uraian materi yang disampaikan 2 narasumber ini sungguh membuat antusias audiens, sehingga terjadi keseruan saat sesi tanya jawab, mereka tampak  bersemangat untuk mendapatkan arahan & informasi terkait kepentingan media mereka serta kegiatan personal mereka di lapangan.

Dalam Anniversary ke 5 ini pula MIO & IPJI sepakat kedepannya akan dibuat sebuah kolaborasi yang edukatif dan konstruktif dimana nanti dalam pelaksanaannya 2 Organisasi besar akan mengadakan pelatihan pelatihan dalam  menggunakan penggunaan AI berbasis Jurnalis untuk para anggotanya yang profesional & proporsional.

Saya pikir, saya lihat ada 3 hal yang pertama pelatihan bersama, kita bisa membuat pelatihan pelatihan yang sangat baik apalagi sekarang di era AI, bagaimana cara menggunakan AI secara bertanggung jawab, bagaimana juga peningkatan distraksi AI, ini juga menjadi hal yang sangat penting agar AI itu tidak menggantikan jurnalist, tidak menggantikan para pekerja tetapi justru bisa bersama sama berkolaborasi untuk meningkatkan kecepatan ataupun aktifitas keakuratan media dll, saya juga mengharapkan ini bisa memperkuat MIO agar menjadi lebih terpercaya, lebih baik dan lebih sukses lagi

 

terang Dr. Kun.

Lebih jauh ketika ditanyakan kendala  mekanisme pelatihan dengan skala nasional, Dr Kun pun menjelaskan bahwa pelatihan bisa dilakukan dengan online bisa juga dengan Offline.

Disisi lain ketua Umum MIO indonesia AYS Prayogie ketika dimintakan statementnya oleh awak media Cotidie News terkait 5th Anniversary MIO Indonesia ini, AYS pun menyampaikan harapannya.

Saya berharap pada teman teman untuk tetap menjaga 2 hal yaitu UU Pers no.20 dan Kode etik, saya kira kalau 2 hal ini dijalankan dengan baik ini kita akan jauh dari sikap kriminalisasi, tetapi kalaupun sampai terjadi itu, itubadalah  bagian resiko dari profesi kita, karena kita sebagai pewarta bisa membuat orang senang tapi juga kita bisa buat orang bisa marah, untuk itu jadilah wartawan yang berintegritas, karena ujar ujar pun mengatakan wartawan yang besar itu bukan wartawan yang bekerja di perusahaan besar  melainkan wartawan yang berintegritas

harap AYS. (CN1)

 

 

 131 total views,  4 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.